Kamis, 02 Februari 2012

ILMU PELEPAS SUKMA/NGRAGA SUKMA


ILMU PELEPAS SUKMA / NGRAGA SUKMA
Didalam ilmu kebatinan/supranatural ilmu Ngraga Sukma memang sudah tidak asing lagi,ilmu ini di indentik dengan ilmu tingkat tinggi yang jarang sekali orang yang menguasainya, bahkan ilmu ini jadi simpanan para ahli kebatinan sebagai ilmu andalan mereka,Ilmu Ngraga Sukma atau ilmu pelepas sukma di mamfaatkan untuk menembus dimensi yang lebih halus yaitu alam gaib dan juga di gunakan untuk melanglang buana di alam yang luas ini.dengan ilmu ini kita dapat pergi kemana saja yang kita kehendaki dengan sukma kita.

Dalam versi Hikmah Ilmu Ngroga Sukma  banyak menggunakan gabungan do’a dan zikir serta berpuasa untuk menjalani laku agar ilmu Ngraga Sukma menyatu dalam diri kita,Para supranaturalis menggunakan ilmu ini untuk mendeteksi harta karun serta untuk melihat pusaka serta berkomunikasi dengan mahkluk Jin.dll,namun  bila orang yang ingin menguasai ilmu Ngraga Sukma ini hendaknya membekali diri dengan ilmu kebatinan lainnya seperti ilmu tenaga dalam atau jurus-jurus tenaga dalam. Kenapa demikian ?  seseorang yang ingin melakukan perjalanan gaib dengan ilmu Ngraga Sukma misalnya memasuki alam Jin maka dia harus bersiap jika bertemu dengan Jin jahat yang mungkin akan menyerangnya sehingga di perlukan pembelaan diri,dengan di bekali dengan ilmu tenaga dalam maka setidaknya kita bisa membentengi dari serangan lawan atau sekaligus melumpuhkannya.

Sekarang timbul pertanyaan ,bila  sukma kita keluar dari tubuh apakah sama halnya dengan kematian? Jawabnya tidak ! karena dalam diri manusia ada  7 komponen  ruh yang mengatur setiap bagian dari raga kita..serta kegaiban itu sendiri.yang bersumber kepada Allah SWT.

Komponen pertama dinamakan
Lathiful Qolbi.
 Komponen ini berhubungan dengan jantung jasmani,adapun  jantung itu terletak di bagian susu sebelah kiri 3 jari di bawah susu kiri   dan komponen ini yang di sebut dengan alam ‘’Musyahadah’’ yang di punya setiap mahkluk hidup, namun yang di maksud dengan Latiful Qolbi ini bukanlah jantung jasmani tadi, ia yang di namakan ‘’Lathifah Rabaniyyah’’ yang benasab kepada ‘’Alamul Amri’’  yaitu alam yang paling tinggi. Dan  Latifun Qolbi ini induk dari sekalian Lathif lainnya.

Komponen ke dua
Lathifun Roh
Disinilah letak sifat ‘’Bahimmiyah’’ binatang jinak yaitu sifat penurut,  Lathif ini terletak di dua jari di susu kanan berhubungan dengan paru-paru, serta auranya berwarna merah menyilaukan. Dia pengntrol dari nafas dan gerak paru2,

Yang ketiga
Lathifun Sirri/halus.
Lathifun ini  terletak dua jari di atas susu kiri condong kekanan, auranya berwarna putih tak terhingga. Lathifun ini juga di sebut kunci kegaiban dalam diri manusia.mengendarai Hati serta mengontrolnya  juga di sebut Nuqat gaib.

Yang  keempat
Lathifun Kaafi
Beraura hitam dan terletak dua jari di atas susu kanan condong ke dada.lathifu ini mengendarai limpa  jasmani  di sini terdapat sifat  ‘’Syataniyah’’

Yang kelima
Lathifun Akhfa
Letaknya di tengah-tengah dada mengendalikan empedu jasmani. Beraura hijau yang tak terhinggakan, Lathifun ini  bisa di nasabkan kepada ruh nabi Muhammad sehingga kadang bisa bertemu dalam mimpi di sini tertadat sifat ‘’Rabanniyah’’.
Yang keenam
Lathifun Nafsu natikhah
Letaknya di antara dua alis di tengah kening.auranya gilang gemilang yang sangat kilau, yang mengendarai otak jasmani disin terdapat sifa ‘’Anafsu amarah’’

Yang ketujuh
Lathifun kullu jasad  mengendarai seluruh tubuh jasmani, auranya juga gemilang tak terhingga  di sini terdapat sifat ‘’jahil’’

Dari ketjuh komponen ruh inilah yang di bersihkan dengan zikir sehingga bisa dan dengan mudah mencapai ‘’Fana afiaiat’’ menyaksikan kegaiban yang sebenarnya.

 Dalam tataran ilmu hikmah dad lima komponen yang harus di aktifkan untuk menembus alam astral/gaib.kelima Latifun itu ialah
Lathifun Qolbi
Lathifun Ruhi
Lathifun Khafi
Lathifun Sirri
Lathifun Nafsu Natikah
 Kelima lathifun ini mewakili lima unsure manusia yaitu Tanah,Air,Api, Angin, dan Ruh.
Dengan  Zikir yang di nisbatkan ke titik komponen tersebut  maka akan terbukalah simpul-simpul gaib manusia sehingga  seseorang bisa melakukan Ngraga sukma.

Sekian  armanpranata.  


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar